Berlangganan Gratis

Masukkan Emailmu Untuk Berlangganan Trik2 Terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tab 1.1 Tab 1.2 Tab 1.3
Tab 2.1 Tab 2.2 Tab 2.3
Tab 3.1 Tab 3.2 Tab 3.3

PowerMax, PENGHEMAT BBM menghemat BBM anda hingga 30%

oent
Penghemat BBM POWERMAX
Adalah Campuran Bahan Bakar yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan hasil karya anak bangsa 100% produk Indonesia
Kegunaan : -Dapat meningkatkan tenaga dan Akselerasi kendaraan anda dan menghemat sampai 30% bahan bakar anda.dapat diaplikasikan pada Bahan Bakar Bensin/Solar juga Minyak Tanah. -Mencegah terjadinya Detonasi/Mesin ngelitik -Melarutkan kandungan air dari kondesasi/penguapan dalam tangki bahan bakar sehingga dapat mencegah karat dan mengurangi deposit karbon pada ruang bahan bakar serta mengurangi kadar polusi pada gas buang -Ramah Lingkungan karena terbuat dari campuran minyak bumi dan bahan tumbuh-tumbuhan alami Peluang Usaha : Dicari beberapa orang untuk menjadi Distributor hanya dengan berinvestasi sebesar Rp.390.000,- saja. sudah mendapat Hak Usaha penuh ( sudah termasuk Welcome Pack & 12 Botol PowerMax seharga Rp.25.000,-/Botol ) untuk Informasi, Hubungi : (022)925 925 27 / 081 864 9422 c.p. : Bpk.Untung
Siapa bilang minyak tidak bisa menyatu dengan air??? Power Max adalah JAWABANNYA..... Berikut Hasil Uji Laboratorium =====================================
A. Bensin Murni B. Bensin + Air C. Bensin + Air + Power Max Gbr 1 = Bensin dilihat dengan Mikroskop dengan ukuran NanoMeter ( Sebelum dicampur dengan Power Max )
Gbr 2 = Bensin dilihat dengan Mikroskop dengan ukuran NanoMeter ( Sesudah dicampur dengan Power Max )

Chat Box

ShoutMix chat widget
Showing posts with label gerakan. Show all posts
Showing posts with label gerakan. Show all posts

Thursday, December 25, 2008


PowerMax-Double Action Fuel Catalist

Kesehatan
Mencegah Migren dengan Yoga

Liputan6.com, Jakarta: Lazimnya, orang yang terserang migren lebih memilih obat-obatan instan untuk menghilangkan rasa sakit. Tapi sekarang, ada cara lain yang jauh lebih baik, yakni dengan gerakan yoga. Seni olah tubuh asal India ini menggabungkan aktifitas tubuh dan mental. Gerakan yang dihasilkan bisa mendatangkan relaksasi, sehingga stress penyebab migren bisa dihindari. Pernyataan itu dilontarkan ahli gizi Rumah Sakit Pertamina Titi Sekarindah, di Jakarta, baru-baru ini.

Kendati begitu, menurut Titi, ada beberapa gerakan yoga pencegahan migren, yang harus dihindari pada siang hari. Misalnya stand up dan pemijatan kepala disertai pengaturan pernafasan. Stand up juga harus dilakukan secara hati-hati, dan tidak dianjurkan bagi orang yang belum menguasainya. Lantas, penderita migren juga dianjurkan menghindari makanan tertentu. Terutama makanan yang mengandung asam aminotheramin seperti jeruk, coklat, keju, minuman beralkohol, nikotin dalam rokok, dan makanan-makanan yang mengandung bahan pengawet. "Meski biasanya kadar gula penderita menurun, makanan yang disantap tak boleh terlalu manis," kata Titi, memaparkan.

Titi menambahkan, sebenarnya migren adalah penyakit yang ditandai serangan sakit kepala sebelah akibat pelebaran pembuluh darah di kepala. Gejala ini bisa menyerang setiap orang sewaktu-waktu, terutama bila tak bisa menyesuaikan aktivitas tubuh antara tuntutan bekerja dan waktu beristirahat. Migren memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun penderitanya tak harus menempuh jalan instan dengan mengkonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit. Sebab hal itu justru bisa menyebabkan efek samping yang merugikan.

Monday, December 01, 2008

Teknologi Nano Berkembang Pesat : Ukuran makin Kecil, Kekuatan makin Tinggi

oent

Teknologi nano atau nanotechnology sekarang makin pesat perkembangannya.Nanometer sendiri artinya satu per satu miliar meter, sehingga teknologi ini juga berkaitan dengan penciptaan benda-benda kecil. Di dalamnya tergabung ilmu fisika, teknik, biologi molekuler, serta kimia.

ALBERT Einstein sendiri, sebagai bagian disertasi doktornya, mengalkulasi ukuran sebuah molekul gula dari data eksperimen. Hasilnya tiap molekul berukuran sekitar satu nanometer. Hampir seratus tahun kemudian, nanometer pun telah menjadi agenda banyak peneliti.

Tapi, sebenarnya tidak semua teknologi nano tadi benar-benar nano. Ada yang aslinya menangani struktur ukuran mikron atau satu per satu juta meter, seperseribu, dan yang lebih besar daripada nano lainnya. Teknologi nano pada kebanyakan kasus juga bukan benar-benar teknologi. Tapi, lebih berupa penelitian dasar terhadap aneka struktur dengan dimensi satu sampai ratusan nanometer.

Kerancuan lainnya, sejumlah teknologi nano sudah ada sejak dulu. Contohnya partikel karbon hitam ukuran nano sudah dimanfaatkan sebagai pelekat tambahan ban mobil sejak seratus tahun silam. Vaksin yang kerap terdiri dari satu atau banyak protein berdimensi skala nano juga bisa dimasukkan dalam teknologi tersebut.

Alam telah banyak menciptakan struktur nano. Tapi, definisinya yang lebih ketat mungkin seperti yang disampaikan Mihail C Rocco dari National Science Foundation (NSF) di Amerika Serikat. Menurut Mihail dalam situs Sciam.com, teknologi nano memiliki sejumlah unsur penting; dimensinya antara satu sampai 100 nanometer, didesain melalui proses pengontrolan bahan kimia dan fisika, serta bisa digabungkan membentuk struktur lebih besar.

Dan, teknologi yang sesuai definisi tadi benar-benar ada. Misalnya penggabungan beberapa lapis nonmagnetik, tiap lapis tebalnya kurang dari satu nanometer, dapat menghasilkan sensor untuk disk drive yang lebih sensitif. Sejak diperkenalkan 1975, produk magnetik ini sudah menjadi pendorong tumbuhnya industri penyimpanan data.

Semakin kecilnya ukuran cip elektronik juga menjadi faktor yang menumbuhkan minat dalam teknologi nano. Perusahaan komputer yang mempunyai laboratorium besar, misalnya IBM dan Hewlett-Packard, memasukkan program nano dalam kegiatannya. Saat peralatan elektronik silikon konvensional tidak dipakai lagi, mungkin sepuluh atau 25 tahun mendatang, bisa dipastikan peralatan elektronik teknologi nano akan menggantikannya.

Di luar biologi dan elektronik, partikel nano dipakai untuk meningkatkan mutu produk keseharian. Misalnya perusahaan bernama Nanophase Technologies telah membuat partikel zinc oxide untuk produk tabir matahari (sunscreen), sehingga krim yang biasanya berwarna putih berubah transparan.

Teknologi impian

Pihak pemerintah AS sendiri memiliki agenda tersendiri untuk teknologi nano. Mereka ingin menciptakan bahan ukuran nano yang bisa mengurangi ukuran, berat, dan kebutuhan sumber listrik dari pesawat luar angkasa, membuat proses manufaktur ramah lingkungan, serta membentuk dasar bagi pestisida biodegradable.

Tiap penelitian mempunyai risikonya sendiri. Tapi, teknologi nano memiliki masalahnya sendiri. Keinginan mewujudkannya sebagai kaidah ilmu yang terhormat kerap tercampur dengan asosiasi para futuris yang melihat nano sebagai jalan ke techno-utopia, misalnya dunia industri tanpa polusi, kemakmuran tanpa batas, bahkan keinginan mencapai kehidupan abadi.

Tahun 1986 misalnya muncul buku Engines of Creation karya K Eric Drexler yang cukup populer. Buku ini menggambarkan sejumlah mesin nano yang secara virtual mampu memproduksi segala jenis barang, lalu melenyapkan masalah pemanasan global, menyembuhkan penyakit, serta memperpanjang usia hidup secara dramatis.

Bagi kalangan nonilmuwan, angan-angan Drexler terhadap teknologi nano dipandang sebagai jembatan penghubung dunia ilmiah dan fiksi. Ilmuwan yang selalu ingin mencari solusi pasti juga tertarik terhadap pembicaraan mengenai produk penunda ketuaan ataupun mesin penumbuh makanan.

Secara tidak langsung, karya Drexler mungkin juga bisa benar-benar menarik orang terjun ke dunia ilmiah. Sebagai subgenre buku fiksi ilmiah, karya-karya teknologi Drexler layaknya film Star Trek yang mendorong minat para remaja akan luar angkasa sehingga nantinya berkarier dalam astrofisika atau aeronautika.

Di antara para ahli kimia dan ilmuwan yang sekarang menjadi ahli teknologi nano, prediksi Drexler memiliki daya tarik tersendiri. Soalnya sampai sekarang belum dapat diciptakan mesin-mesin nanoskopik yang misalnya mampu menolong membangkitkan kembali otak yang sudah dibekukan.

Zyvex, sebuah perusahaan yang tertarik dengan teknologi nano ala Drexlerian, sudah mengalami betapa sulitnya menciptakan robot berukuran nanometer. Jadi, perusahaan tersebut sekarang lebih puas menangani elemen mikromekanis yang lebih besar.

Di luar masalah tadi, dunia teknologi nano masih bergelut untuk menyatukan pandangan. Beberapa riset akan tetap berjalan apa pun namanya. IBM misalnya akan tetap membangun produk magnetoresistive tanpa memperhitungkan apakah penelitiannya disebut teknologi nano atau bukan.

Misalnya konsep nano ini bisa disatukan, teknologinya dapat menjadi dasar untuk terjadinya revolusi industri terbaru. Supaya sukses, teknologinya tidak hanya perlu membuang mimpi tentang robot nano pembangkit mayat tapi juga menghilangkan retorika yang berlebihan. Lebih penting lagi, ilmu nano dasar harus bergerak mengidentifikasikan jenis teknologi nano yang patut diwujudkan.

Thursday, November 27, 2008

Sakit Punggung? Ikutan Yoga Aja!

oent
ni kabar gembira bagi Anda yang menderita sakit tulang belakang atau sering mengalami nyeri pada bagian punggung. Baru-baru ini peneliti di Amerika membuktikan, bahwa latihan yoga secara teratur dapat memulihkan kondisi tulang belakang yang tidak normal.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 101 orang responden yang menderita penyakit tulang belakang akut, ditemukan bahwa setelah mengikuti terapi yoga secara teratur selama 12 minggu, ternyata kondisi mereka berangsur-angsur membaik.

Meskipun tingkat kesembuhannya sangat bervariasi sesuai dengan rutinitas latihan masing-masing orang, namun latihan yoga terbukti mampu memberikan hasil yang lebih cepat dibanding metode-metode terapi pengobatan lainnya.

Menurut kepala proyek penelitian ini, Dr. Karen J. Sherman, dampak penyembuhan tersebut sangat dimungkinkan karena latihan yoga tidak hanya mengutamakan unsur fisik semata, namun juga melibatkan ketenangan batin dan pikiran.

Ia juga menambahkan, sebaiknya para penderita penyakit tulang belakang membatasi diri pada gerakan-gerakan yoga yang sederhana dan ringan saja. Tidak perlu melakukan gerakan yang sulit, karena dikuatirkan kondisi penyakitnya malah jadi semakin parah.

Lalu gerakan yoga apa yang paling cocok bagi penderita sakit punggung atau tulang belakang? Menurut hasil penelitian itu, ternyata gaya viniyoga adalah yang paling bagus diterapkan, karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan fisik setiap orang.

Dalam hal ini, viniyoga lebih memfokuskan pada kesinambungan antara gerakan tubuh, pernapasan dan konsentrasi pikiran. Sehingga, para penderita sakit tulang belakang akan lebih peka terhadap gerakan dan posisi badan yang benar setahap demi setahap. Dan menurut Dr. Karen, itulah kunci awal dari kesembuhan mereka.

Sampai saat ini ada sebanyak 14 juta orang Amerika yang memilih terapi yoga sebagai alternatif pengobatan bermacam-macam penyakit kronis. Namun, dalam berbagai publikasi kesehatan di negara-negara Barat justru belum ada satu pun yang membahas tentang pengaruh latihan yoga terhadap pengobatan penyakit tulang belakang.

Meskipun demikian, terapi yoga tidak selalu cocok untuk semua penyakit akibat kelainan pada tulang belakang, seperti cedera pada cakram tulang belakang misalnya. Tetapi untuk orang-orang yang menderita sakit punggung akibat kelainan otot, jaringan halus dan syaraf, terapi yoga tetap merupakan pilihan yang tepat dari segi efisiensi maupun efektivitasnya. Jadi, tak ada salahnya kan dicoba?( dikutip dari www.Kapanlagi.com )